Analisa Pengaruh Waktu Tahan Terhadap Baja Karbon Rendah Dengan Metode Pack Carburising

ABSTRAK

Baja  karbon  rendah  adalah  material  yang dalam penggunaannya  kebanyakan  sebagai  bahan  dari  kontruksi  umum. Karena  baja  karbon  rendah  mempunyai  keuletan  yang  tinggi  dan mudah  dimachining,  tetapi  kekerasannya  rendah  dan  tidak  tahan  aus. Hal  ini  dapat  diatasi  dengan  merubah  sifat – sifat  material  yang tersedia  yaitu  dengan  proses  perlakuan  panas.

Sedangkan  perlakuan  panas  adalah  cara  yang  paling  umum digunakan  untuk  merubah  sifat – sifat  tersebut.  Perlakuan  panas  bukan tujuan  umum  dari  kontruksi  tetapi  hanya  merupakan  sarana  untuk mencapai  ekonomi  yang  lebih  baik.  Dengan  mengalami  proses perlakuan  panas  maka  akan  diperoleh  sifat – sifat  mekanis  yang  kita inginkan  seperti  kekerasan  bertambah,  tahan  aus  dan  lain – lain.  Perlakukan  panas  yang  salah  dapat  menimbulkan  kerugian.

Salah  satu  cara  dengan  menggunakan  pengerasan  permukaan  yaitu  dengan  proses  Karburasi.  Karburasi  adalah  salah  satu  proses perlakuan  panas  untuk  mendapatkan  kulit  yang  lebih  keras  dari sebelumnya.

Dari  uraian  diatas,  maka  dapat  diketahui  bahwa  baja  karbon  rendah  tidak  lebih  dari  0,25  %C  yang  dalam  penggunaannya  kebanyakan  sebagai  kontruksi  umum,  dengan  mengalami  proses  perlakuan  panas  diharapkan  memperoleh  sifat – sifat  yang  diinginkan  seperti  kekerasan  bertambah,  tahan  aus,  dan  lain – lain.

Proses  penelitian  perlakuan  panas  yang  penulis  lakukan  dengan  material  baja  karbon  rendah,  yang  mana  setelah  dilakukan  uji  spektrometer,  material  tersebut  mempunyai  kadar  karbon  0,07  %C.

Pada  proses  perlakukan  panas  ini  suhu  pemanasan  adalah  875 0C,  bahan  bubuk  karbon  60 %  dan  Barium  Karbonat  40 %  sebagai  energizer  yang  mempercepat  proses,  waktu  penahanan  adalah  15  menit,  30  menit,  dan  50  menit  dengan  media  pendinginan  adalah  oli  SAE  20 – 50.

Setelah  dilakukan  proses  perlakuan  panas  dari  material  tersebut,  maka  dilakukan  pengujian  kekerasan dan  pengujian  spektrometer  di  Balai  Latihan  Kerja  Industri  Surabaya.  Adapun  hasilnya  adalah  kekerasan  tertinggi   adalah  material  yang  mengalami  proses  perlakuan  panas  dengan  penahanan  waktu  paling  lama  yaitu  50  menit.  Dan  kadar  karbon  paling  tinggi  dari  hasil  difusi  diperoleh  dari  material  yang  mengalami  proses  penahanan  waktu  paling  lama.

Dari  data  hasil  pengujian  mekanik  kekerasan  dan  metallography  dapat  ditarik  suatu  kesimpulan  bahwa  dengan  perlakuan  panas  didapatkan  material  yang  mempunyai  kekerasan  tinggi  pada  permukaannya  dan  masih  lunak  pada  bagian  dalamnya.

Advertisements

About berbagiskripsi

Bank Skripsi menyediakan referensi jurnal, skripsi, dan tesis indonesia terlengkap yang bisa anda download secara gratis. Jurnal, skripsi, dan tesis yang ada terdiri dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan.
This entry was posted in Teknik Mesin. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s